Frase ini pernah digunakan oleh sang Raja Rock 'n' Roll, Elvis Presley, sebagai judul lagu. Michael Jackson juga menggunakan frase ini sebagai judul lagunya.
Frase "Heartbreak Hotel" sebenarnya tidak merujuk pada Hotel tertentu dalam artian umum. Frase ini digunakan secara individual. Seseorang mungkin saja menyebut Hotel X sebagai "Heartbreak Hotel". Sementara seseorang lainnya mungkin saja menyebut Hotel Y sebagai "Heartbreak Hotel". Dengan demikian, penggunaan frase ini bersifat subyektif dan situasional.
Seseorang yang sedang patah hati (heartbreak/broken heart), akibat cintanya ditolak atau putus cinta, sedangkan kejadiannya bertepatan dengan saat seseorang itu sedang menginap di sebuah Hotel, orang itu mungkin akan menyebut Hotel tempat dia menginap sebagai "Heartbreak Hotel".
Dengan demikian maka penyebutan Hotel tertentu sebagai "Heartbreak Hotel", bukanlah berdasarkan pada kesepakatan umum sebuah komunitas, melainkan bersifat individual situasional.
bagaimana dengan pendapat Anda?
(Sumber: Bincang-bincang santai dengan seseorang berkewarganegaraan Inggris di Surabaya, Jawa Timur)
Selengkapnya...
ENGLISH-KNOWLEDGE SHARING
PENGAJAR BAHASA INGGRIS PRIVAT DI SURABAYA
Selasa, 20 Oktober 2009
Heartbreak Hotel
Selasa, 08 September 2009
UJIAN NASIONAL SMA TAHUN 2006/2007 (A fox fell into...)
Text 4
READING.
This text is for questions 21 to 23.
A fox fell into a well and couldn't get out. By and by a thirsty goat came along. Seeing the fox in the well it asked if the water was good. "Good", said the fox. "It's the best water I've tasted in all my life. Come down and try it yourself."
The goat was thirsty so he got into the well. When he had drunk enough, he looked around but there was no way to get out. Then the fox said, "I have a good idea. You stand on your hind legs and put your forelegs against the side of the well. I'll step on your horns, and I can get out. And when I'm out, I'll help you out of the well."
The goat did as he was asked and the fox got on his back and climbed out of the well. Then he coolly walked away. The goat called out loudly after him and reminded him of his promise to help him out. The fox merely turned to him and said, "If you only had thought carefully about getting out, you wouldn't have jumped into the well."
The goat felt very sad. He called out loudly. An old man walking nearby heard him and put a plank into the well. The goat got out and thanked the old man.
21. The text tells the story of ...
A. a fox
B. a goat
C. a fox and a goat
D. an old man and the fox
E. the goat and an old man
22. Paragraph 2 mainly tells ...
A. how the fox helped the goat
B. why the fox got into the well
C. how the fox got out of the well
D. the fox's idea how to get out of the well
E. how both the goat and the fox got out of the well
23. "The goat did as he was asked ..."
(Paragraph 3)
What does the above sentence mean?
A. The goat drank enough and looked around
B. The goat came down to the well and drank
C. The goat called out loudly after the fox got out
D. The goat waited someone who might help him
E. The goat stood on his hind legs and put his forelegs against the side of the well
* Carilah jawaban yang benar untuk masing-masing soal diatas. Nanti akan kita bahas bersama pada Artikel selanjutnya.
(Sumber: SILVESTER GORIDUS SUKUR, 2008.KUMPULAN DAN PEMBAHASAN SOAL UJIAN NASIONAL: Bahasa Inggris, DARI TAHUN KE TAHUN: UNTUK SMA IPA-IPS.PENERBIT:INDONESIATERA, Jogja,2008)
Selengkapnya...
Senin, 24 Agustus 2009
SINDROMA ANAK MANJA
Seseorang yang bekerja di sebuah Perusahaan, sudah seharusnya ia senantiasa mawas diri, mengingat Perusahaan tak ubahnya seperti sebuah organisasi, kita tidak boleh acuh tak acuh terhadap rekan lain yang lagi sibuk bekerja. Tetapi masalahnya ...
Karakteristik Rekan Kerja di Kantor.
(KARAKTERISTIK 1)
Ketika rekan kerja anda berpendapat bahwa anda termasuk orang yang kerjanya hanya bermalas-malasan, kerjanya cuma merokok dan merokok, acuh tak acuh terhadap rekan lain yang lagi sibuk bekerja, maka :
* Ada kemungkinan fakta yang terjadi memang demikian. Maka hal yang harus anda lakukan adalah berterima kasih kepada teman anda yang sudah mengkritik anda, minta maaf kepada rekan yang lain atas sikap anda selama ini dan segeralah berubah.
Anda mungkin Pengidap Sindroma Anak Manja.
Perlakuan orang dekat kita kepada kita semasa kita masih kanak-kanak, yang selalu dimanjakan, mungkin terbawa hingga kita dewasa.
(KARAKTERISTIK 2; PESAN TERSIRAT)
Ketika rekan kerja anda berusaha menyampaikan sesuatu kepada Pimpinan atau kepada rekannya yang intinya berupa "pesan tersirat", menggambarkan bahwa ia selama ini telah bekerja ekstra keras atas nama loyalitas terhadap perusahaan, maka hal ini bukanlah termasuk Sindroma Anak Manja, sepanjang fakta memang mengatakan demikian dan ia tidak menilai negatif rekan kerjanya.
Semacam tindakan mempromosikan diri. Sah-sah saja.
(KARAKTERISTIK 3; PESAN TERSURAT)
Karakteristik ini hampir sama dengan Karakteristik 2, hanya bedanya orang dengan karakteristik ini mempromosikan dirinya secara TERSURAT, blak-blakan. Meskipun fakta menunjukkan bahwa ia memang termasuk tipe pekerja keras yang loyal terhadap perusahaan dan ia tidak menilai negatif rekan kerjanya, tetap saja orang ini masuk dalam kategori pengidap "Sindroma Anak Manja".
Karakteristik anak kecil yang selalu mempromosikan dirinya tanpa rasa sungkan, terdapat pada sifat orang yang satu ini.
Ia mungkin belum terbiasa bekerja keras. Ia mungkin termasuk PKB, Pekerja Keras Baru. Bekerja Keras merupakan dunia baru dan mungkin menjengkelkan baginya.
(KARAKTERISTIK 4; ANAK KECIL 100 PERSEN)
Karakteristik ini bukan lagi disebut sebagai Pengidap "Sindroma Anak Manja", melainkan sudah selayaknya disebut sebagai "ANAK KECIL 100 PERSEN BERBADAN SEUKURAN ORANG DEWASA."
Baru bekerja sedikit sudah Kampanye kemana-mana, memberitahu semua orang yang ia jumpai, bahwa ia telah bekerja ekstra keras selama ini. Seandainya ia digigit semut pun akan ia ceritakan ke semua orang bahwa ia digigit semut sewaktu lembur di kantor.
(KARAKTERISTIK 5; KOMPLIKASI LAHIR BATIN)
Karakteristik ini menderita Komplikasi Lahir Batin. Bekerja Keras adalah hal yang sangat tidak ia sukai dan selalu ia hindari. Ironisnya, ia berkampanye kemana-mana mendaulat diri sebagai Pekerja Keras.
Bahkan dengan tanpa rasa malu, ia berani menuding rekannya yang lain sebagai Pemalas, kerjanya cuma merokok dan merokok, acuh tak acuh terhadap dirinya yang lagi sibuk bekerja. Ia menganggap rekan kerjanya tidak membantunya. Ia selalu mengeluh bahwa ia bekerja sendirian tanpa ada yang membantu.
Ya. Sebuah TUDINGAN kepada rekannya. Ia menuding rekannya. Orang yang menuding, satu jarinya menunjuk orang lain, sementara empat jari lainnya menunjuk ke dirinya sendiri.
Satu hal penting yang mereka lupakan bahwa;
TIDAK MEMPROMOSIKAN DIRI ADALAH BENTUK PROMOSI PALING AMPUH DAN ELEGAN.
(Dibutuhkan kedewasaan untuk hal ini)
Selengkapnya...
Jumat, 24 Juli 2009
THE SIXTH SICK SHEIKH'S SIXTH SHEEP'S SICK
Tongue Twister.
Tongue Twister adalah kata atau frase yang sulit diucapkan dengan cepat dan tepat.
Banyak contoh Tongue Twister dalam bahasa Inggris yang salah satunya dipakai sebagai Judul artikel ini.
Manfaat keberadaan Tongue Twister antara lain;...
(1) Digunakan untuk melatih kemampuan pengucapan yang tepat akan kata-kata (kalimat) dalam bahasa Inggris, dengan cara mengucapkannya secara berulang-ulang.
(2) Juga berguna untuk melatih kemampuan mengidentifikasi kata-kata didalam sebuah kalimat. Contohnya;
Pada kalimat, "How much wood would a woodchuck chuck if a woodchuck could chuck wood?" identifikasi kata-katanya sebagai berikut:
-chuck = dalam hal ini merupakan kata kerja yang artinya "melempar".
-woodchuck = kata benda, artinya "sejenis Bajing atau Tupai yang berasal dari Amerika Utara.
-wood = kata benda, artinya "kayu".
Kalimat diatas sebenarnya termasuk kalimat aktif. Tetapi lebih tepatnya kita terjemahkan ke bahasa Indonesia menjadi kalimat pasif dan aktif sebagai berikut;
Berapa banyak kayu yang akan dilemparkan oleh seekor Tupai, andaikan si Tupai dapat melemparkan kayu?
Pada kalimat diatas memang terdapat kesan pemborosan kata-kata / pengulangan kata-kata yang tidak perlu. Akan tetapi keberadaan Tongue Twister bukanlah dimaksudkan untuk melatih kita menghindari pemborosan/pengulangan yang tidak perlu itu, melainkan untuk kedua tujuan yang disebutkan diatas.
Contoh lainnya diantaranya:
-Peter Piper picked a peck of pickled peppers.
-She sells sea shells on the sea shore.
-The sixth sick sheikh's sixth sheep's sick.
-The seething sea ceaseth and thus the seething sea sufficeth us.
Sumber:
1) http://en.wikipedia.org/wiki/Tongue-twister
2) obrolan santai dengan seorang wisatawan asal Amerika Serikat di Surabaya.
Selengkapnya...
